Mengembangkan Otak Kanan Anak

Dalam proses mengembangkan otak kanan seringkali kita sebagai orang tua selalu menganggap sepele dan lebih mengedepankan perkembangkan otak kirinya dengan diberikan asupan – asupan kedalam otak kiri anak, jika hal ini terus kita lakukan maka anak
hanya bisa menjalankan perintah apa yang sudah di cerna dalam otak kirinya dan tidak ada kreativitas baru.

kita tahu banyak sekali anak-anak yang sulit mengikuti pelajaran di sekoah. Jika hal ini terjadi pada anak anda, bisa jadi anak anda adalah anak yang lebih dominan otak kananya.

 

Dalam proses mengembangkan otak kanan ini, jika seorang anak yang mendapatkan berkah dari Tuhan dengan memiliki kemampuan untuk menjadi seorang pencipta dan penemu hal-hal baru didunia ini baik dalam bidang seni maupun bidang sains. berdasarkan penelitiaan anak yang cenderung berotak kanan belahan kananya lebh dominan dalam berpikir ketimbang belahan otak kirinya.

 

Seorang peneliti otak menemukan bahwa otak manusia bagian berpikir tingkat tinggi terjadi kedalam 2 belahan, yakni belahan otak kiri dan belahan otak kanan, sesuai letak posisi tangan kita. masing masing anak memiliki kecenderungan domainan yang berbeda dalam hal berpikir. dari kedua belahan otak tersebut, ada anak yang lebih dominan menggunakan otak kanan, ada anak yang seimbang tapi ada juga yang dominan otak kiri.

 

Untuk mengetahui kecenderungan otak anak anda, mana yang lebih dominan dalam bereaksi, lakukan test berikut ini :

 

  • Minta angkat kedua tangan Anda.
  • Kemudian minta ia menggoyang goyangkan dan lemaskan jemari-jemari tangan anak Anda.
  • Kemudian pertemukan jemari tangan kanan dengan jemari tangan kiri sehingga persis dalam posisi orang yang hendak berdoa atau memohon.
  • Setelah jemari anak Anda saling menggenggam, coba lihat posisi ibu jadi yang berada paling atas.
  • Apakah ibu jari tangan kiri atau ibu jadi tangan kanan?
  • Jika ibu jari kiri yang di atas maka anak Anda adalah dominan otak kiri.

 

Inilah mengapa seringkali banyak yang bermasalah dengan belajar di sekolah. Berdasarkan penelitian, ternyata kebanyakan sistem belajar mengajar di sekolah masih menggunakan pola dan cara yang dominan otak kiri. Sementara otak kanan dan otak kiri manusia memiliki perbedaan cara kerja yang sangat jauh bahkan saling bertentangan, atau mungkin lebih tepatnya otak kanan dan otak kiri ada untuk saling melengkapi kekurangan masing masing.

 

Semangat berpikir anak akan tumbuh jika dirinya mengetahui bagaimana cara belajar yang efektif dan efisien. Sekarang ini banyak sekali metode belajar yang ditawarkan sekolah dan tempat kursus. namun yang terbaik adalah metoda belajar yang berdasarkan cara kerja alami otak manusia. Metode ini tepat karena mengajarkan anak belajar dengan menggunakan kadua belahan otak yaitu otak kiri dan otak kanan. Dimana selama ini metoda belajar di sekolah hanya melibatkan otak kiri.

Tips Agar si Kecil Tetap Sehat saat Bermain di Luar

Apakah anak Anda sering bermain di luar? Terapkan tips berikut ini agar dirinya tak mudah terserang penyakit.

Mengoptimalkan tumbuh kembang anak tak hanya mengandalkan makanan sehat dan bergizi seimbang. Orang tua juga perlu membiarkan si Kecil mengeksplorasi dunia dengan membiarkannya bermain di luar ruangan bersama teman-teman sebayanya.

Namun sayang, tak sedikit orang tua yang merasa khawatir untuk membiarkan anak bermain di luar ruangan. Banyak alasan yang mendasari pemikiran tersebut, misalnya: bermain di luar ruangan membuat tubuh anak mudah kotor dan terpapar kuman sehingga lebih rentan terhadap penyakit.

Sebagai orang tua, memiliki pemikiran seperti itu memang sah-sah saja. Namun ada kalanya orang tua harus ‘mengalah’ dan membiarkan anak bermain di luar ruangan. Sebab, bermain di luar bisa mendatangkan manfaat berikut pada anak

  • Pertumbuhan fisik anak lebih optimal
  • Anak lebih kreatif dalam berpikir
  • Mengasah rasa percaya diri pada anak
  • Mengurangi risiko obesitas pada anak
  • Konsentrasi dan fokus anak lebih baik

Lantas, bagaimana dengan risiko paparan kuman penyebab penyakit jika anak bermain di luar? Tenang, Anda tak perlu khawatir. Anda hanya perlu menerapkan tips berikut, agar si Kecil tetap sehat saat main di luar ruangan:

·         Berikan anak vaksinasi rutin

Vaksinasi adalah proses memasukkan ‘antibodi’ ke dalam tubuh, agar mendapatkan efek kekebalan terhadap penyakit tertentu. Jadi, apabila si Kecil mendapatkan vaksinasi, dirinya akan lebih terlindung dari berbagai risiko penyakit.

Satu hal yang perlu Anda ketahui, vaksinasi tetap bisa membuat si Kecil terserang penyakit. Hanya saja, risikonya menjadi lebih kecil daripada mereka yang tidak vaksin sama sekali.

·         Berikan makanan sehat dan bergizi seimbang

Tak hanya menyajikan zat gizi penting untuk proses tumbuh kembang, makanan sehat dan bergizi seimbang juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak. Ini artinya, dengan memberikan makanan sehat dan bergizi seimbang setiap hari pada si Kecil, dirinya tidak akan mudah terserang penyakit sekalipun sering bermain di luar ruangan.

Dalam menyajikan menu sehat dan bergizi seimbang, ingatlah untuk memberi si Kecil makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral, serta air pada porsi secukupnya.

·         Cuci tangan secara rutin dan teratur

Tangan bisa menjadi gerbang masuknya kuman penyebab penyakit ke dalam tubuh. Oleh karena itu, agar si Kecil tak mudah sakit, ajarkan dirinya untuk selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Aktivitas sehat ini sangat penting dilakukan secara berkala, khususnya sebelum makan, setelah beraktivitas atau bermain di luar, setelah buang air di toilet, dan setelah memegang benda-benda yang kotor.

·         Mandi dengan sabun antibakteri

bermain di luar membuat tubuh anak mudah berkeringat, juga terpapar oleh debu. Keadaan ini bisa membuat tubuh si Kecil diselimuti oleh kuman yang tak kasat mata.

Sebagai upaya mencegah anak terserang penyakit, pastikan si Kecil mandi menggunakan air bersih dan sabun antibakteri. Menurut penelitian yang dipublikasikan di The Journal of the American Medical Association, penggunaan sabun antibakteri saat mandi dapat menurunkan risiko infeksi kuman hingga 44 persen.

Jangan biarkan si Kecil terus terkurung di dalam rumah. Berikan ia kesempatan untuk menjelajahi dunia, dengan membiarkannya bermain di luar ruangan bersama teman-teman sebayanya. Anda tak perlu khawatir akan risiko paparan kuman penyebab penyakit. Selama menerapkan tips di atas dengan saksama, niscaya hal-hal buruk seperti itu tidak akan terjadi.

 

 

Apa Sih Fungsi Bermain Bagi Anak?

Fungsi bermain pada anak memang begitu beragam. Anak akan menemukan perkembangan fisik serta mental yang ia miliki. Melalui permainan pula, seorang anak akan mampu mempelajari begitu banyak hal bahkan anak mendapatkan sistem pemecahan masalah yang jauh lebih baik daripada anak-anak yang tidak banyak bermain. Dunia anak adalah dunia bermain, jadi jangan paksakan anak untuk terus belajar dan melakukan latihan banyak soal setiap harinya. Biarkan anak bermain karena fungsi bermain pada anak begitu banyak seperti yang akan dijabarkan berikut ini.

Mengasah memori otak

Anak kecil mempunyai organ memori yang belum banyak terisi oleh beragam hal. Oleh karena itu, melalui bermain anak bisa mengembangkan kemampuan memori yang ia miliki. Anak akan mengekplorasi serta melihat benda yang ada di sekitarnya. Ia terus mempelajarinya dan kemudian mengenal benda-benda dengan warna yang berbeda secara sempurna. Semakin anak bermain, maka otaknya akan semakin terasah dan ia mampu mendapatkan perkembangan memori yang jauh le bih baik.

Melatih perkembangan sensorik serta motorik

Melalui permainan, anak akan menjadi terlatih ketika melakukan beragam aktivitas sensorik serta motorik. Permainan aktif melatih panca indera sang anak karena dengan permainan maka semua anggota panca indera anak akan tergerak untuk melakukan sesuatu. Sebagai hasilnya, organ sensorik dan motorik akan semakin baik.

Meningkatkan kreativitas anak

Di dalam melakukan permainan, anak-anak dapat mengeksplorasi dan menerapkan banyak ide yang terkait dengan sistem permainan. Semakin banyak media dan jenis permainan yang mereka mainkan, maka akan semakin banyak ide bermunculan. Ketika kreatifitas tersebut terus diasah, maka anak bisa menemukan ide-ide cemerlang pada masa yang akan datang.

Itulah beberapa fungsi bermain pada anak yang sangat bermanfaat.

Mengembangkan etika

Ketika anak bermain, maka ia melakukan banyak hal bersama teman-temannya. Ia mempelajari banyak aturan, mempunyai tingkat sportivitas, dan tentu saja belajar bagaimana membangun etika yang benar. Anak tidak mudah curang ketika berhadapan dengan aturan pada dunia yang sebenarnya, karena ia telah terlatih untuk melakukan banyak hal dengan baik.

Wah ternyata bermain memiliki banyak fungsi dalam membantu anak untuk tumbuh, jangan halangi sikecil untuk bermain ya mom, dad, tetapi mom dan dad tetap harus selalu mengawasi anak dalam bermain